Beranda > Layanan Jasa > Peningkatan SDM

Peningkatan SDM

Pelaksanaan otonomi daerah dapat menimbulkan dampak positif atau negatif terhadap peluang ekonomi/pembangunan. Peluang ekonomi yang timbul karena otonomi daerah hanya akan efektif dimanfaatkan jika demokratisasi daerah berjalan paralel dengan otonomisasi, dan perekonomian rakyat diberdayakan untuk menjadi tulang punggungperekonomian daerah. Di bidang pertanian (termasuk peternakan) pemberdayaan dilakukan dengan merestrukturisasi sistem industri pertanian menjadi sistem agribisnis agar proses agroindustrialisasi dengan ”value added” yang tinggi dapat menjadi kenyataan. Format penyelenggaraan peternakan yang optimal dalam era otonomi daerah adalah format yang berbasis pada ”kemandirian lokal” yang mengakui dan memahami sepenuhnya kemajemukan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, termasuk masyarakat petani dan usahataninya. Untuk merealisasikanhal tersebut maka perlu dipersiapkan dan dilaksanakan antara lain, (1) pengebalian kepercayaan masyarakat terhadap niat baik dan kemampuan pemerintah, yang harus tampil sebagai prime mover dalam merancang, merumuskan berbagai kebijakan yang memihak kepada petani, (2) menyiapkan pengembangan SDM pertanian (termasuk peternakan-red) yang sesuai dengan fungsi yang akan diperankan, (3) reformulasi berbagai perangkat kelembagaan yang sesuai dengan realitas kehidupan masyarakat yang sangat majemuk, sehingga semua unsur terjamin hak-hak dan kompetensinya untuk berperan secara fungsional tanpa kehilangan identitas masing-masing, (4) menyiapkan kelembagaan dialog pada berbagai tingkat tatanan, sebagai media penyaluran aspirasi dan media untuk menciptakan konfigurasi pembangunan pertanian yang sinergis.

Disini dapat disimpulkan bahwa aktor utama dalam pelaksanaan otonomi daerah adalah SDM. SDM yang berkualitas baik – dalam arti daya pikir, keahlian, wawasan, keterampilan dan bermodal tinggi – akan mampu mengaktualisasikan otonomi daerah ke arah pembangunan daerah seperti yang diharapkan. Pemda perlu mengoptimalkan SDM yang ada di daerahnya termasuk SDM yang ada di bergelut dibidang peternakan.

TUJUAN

Menciptakan sumberdaya manusia peternak yang memiliki keterampilan yang cukup, mandiri dan mampu memainkan perannya

SASARAN

Tercapainya program pemerintah dibidang peternakan, yaitu pembangunan peternakan yang tangguh, mandiri.

JENIS PELATIHAN

Jenis pelatihan yang dilaksanakan pada UPTD Perbibitan Ternak Unggul Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng adalah Magang dan Pelatihan.

  • Penanganan Ternak Sapi
  • Penanganan Ternak Ayam
  • Pembutan Kompos
  • Penangan Penyakit Ternak
  • Pembuatan dan Pengoperasian BIOGAS
  • Pembuatan Pakan Ternak

FASILITAS

Penginapan, Makan dan Minum, Tempat Praktek, Makalah, Alat Peraga, ruang belajar dan Prasarana dan sarana Praktek.

PERSYARATAN PESERTA

  • Umur 18 – 30 tahun
  • Berbadan sehat
  • Membayar biaya pelatihan
  • Membuat surat permohonan

LAMA PELATIHAN

Disesuaikan dengan program yang dipilih

Baca Juga :

Kategori:Layanan Jasa
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: