Beranda > Teknologi > HAY (Rumput Kering)

HAY (Rumput Kering)

Upaya pengawetan hijauan makanan ternak dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dalam bentuk silase dan HAY. Pengawetan makanan dengan cara dikeringkan atau biasa disebut dengan HAY. HAY adalah hijauan makanan ternak yang sengaja dipototng potong dan dikeringkan dengan bantuan sinar matahari atau dengan panas buatan hingga kadar airnya berkisar antara 10 -15%. Pada tulisan kali ini pembuatan HAY dilakukan dengan bantuan sinar matahari.

BAHAN DAN PERALATAN

Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan HAY ini adalah rumput yang berbatang kecil tujuannya adalah agar mudah dikeringkan. Rumput tersebut misalnya Brachiaria decumbens (BD), setaria, star grass dan lain lain.

Peralatan yang digunakan adalah alat pemotong rumput, penjemuran bias berupa halaman yang luas atau tempat yang sengaja dibuat khusus, garpu untuk pembalikan saat dijemur, alat pengepakan dan tempat penyimpanan HAY.

CARA PEMBUATAN

  • Sebaiknya pembuatan HAY dilakukan diakhir musim hujan, dengan harapan pada saat itu cuaca cukup tinggi dan masih terdapat hujan sehingga rumput setelah dipotong masih memungkinkan tumbuh dengan baik karena masih tersedia cukup air. Rumput yang baik adalah rumput yang menjelang masa berbunga.
  • Rumput yang telah dipotong kemudian dijemur dengan ketebalan yang cukup. Pada saat dijemur rumput sebaiknya dibolak balik dengan menggunakan garpu. Pembalikan tersebut dimaksudkan agar rumput dapat kering secara merata. Semakin sering dilakukan pembalikan maka hasil pengeringan semakin baik.
  • Pada sore hari atau menjelang turun hujan, rumput dikumpulkan dan ditumpuk kemudian ditutupi terpal atau bahan yang tidak tembus air hujan. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi rumput dari embun yang turun pada malam hari atau air hujan. Pada hari berikutnya dilakukan penjemuran lagi dan tetap dilakukan pembalikan.
  • Pejemuran dilakukan sampai kadar air mencapaai 10 – 15%. Biasanya untuk mencapai kadar air tersebut bisanya dilakukan penjemuran selama 3 – 5 hari  atau saat dilakukan penimbangan tidak terjadi lagi penurunan berat. Setelah itu dilakukan pengepakan atau dapat juga dilakukan dengan mesin pengepakan yaitu Hay Baller Machine, lalu disimpan pada tempat penyimpanan.
  • Tempat penyimpanan HAY diusahakan tidak terkena air hujan dan memiliki ventilasi yang cukup baik. Selain itu sebaiknya HAY disusun secara rapi dengan memberikan jarak antara tumpukan yang satu dengan tumpukan yang lain. Hal ini dilakukan untuk memperlacar aliran udara dalam tempat penyimpanan serta memudahkan pengontrolan terhadap hama lain seperti tikus dan memudahkan dalam pengambilan saat pemberian kepada ternak.

CIRI CIRI HAY YANG BAIK

Ciri cirri HAY yang baik adalah berwarna hijau,kering tetapi tidak mudah patah, berbau harum agak manis dan wangi rumput, tidak berjamur serta tidak bercampur dengan bahan lain misalnya ranting kayu, gulma dan lain sebagainya.

CARA PEMBERIAN HAY

Pemberian HAY untuk ternak sapi dapat dilakukan secara langsung tanpa pemberian apa apa. Pemberiannya dapat dilakukan sepanjang hari. Perbandingan antara HAY dan rumput segar adalah 1 : 7 artinya 1 kg HAY setara dengan 7 kg rumput segar.

Baca Juga :

Kategori:Teknologi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: