Beranda > Artikel > Manajemen Kesehatan Hewan

Manajemen Kesehatan Hewan

Kesehatan hewan merupakan suatu status kondisi tubuh hewan dengan seluruh sel yang menyusunnya dan cairan tubuh yang dikandungnya secara fisiologis berfungsi normal. Ciri ciri sapi yang kondisi tubuhnya sehat adalah : a). aktif, sigap dan sadar terhadap perubahan situasu disekitarnya; b). kondisi tubuh seimbang/tidak sempoyongan, langkah kaki mantap dan teratur yang bertumpu pada keempat kakinya dan posisi punggung rata; c). mata bersinar, sudut mata bersih, tidak ada perubahan pada kornea mata; d). kulit, bulu halus mengkilap, tidak kusam dan pertumbuhannya rata; e). frekuensi napas teratur kurang lebih 20 – 30 kali/menit, halus dan tidak tersengal sengal; f). Denyut nadi (50-60 kali/menit), irama teratur dan nada tetap.
Agar ternak sapi tersebut memiliki kondisi tubuh yang sehat, perlu dilakukan menjaga lingkungan dengan melalukan PENCEGAHAN dan PENGOBATAN penyakit.
PENCEGAHAN
Pencegahan dapat dilakukan dengan 3 hal, yaitu : 1). Sanitasi/biosecurity; 2). Karantina; 3). Vaksinasi
PENGOBATAN
Untuk pengobatan sebaiknya disesuaikan dengan penyebabnya, dan dosisnya.
SANITASI

  1. Melakukan desinfeksi kandang dan peralatan dengan menyemprotkan insektisida pembasmi serangga, lalat dan hama lainnya.
  2. Membatasi penularan penyakit melalui mobilitas pegawai.
  3. Menjaga agar tidak setiap orang dapat bebas keluar masuk kandang ternak yang memungkinkan terjadinya penularan penyakit;
  4. Membakar atau mengubur bangkai ternak yang mati karena penyakit menular;
  5. Menyediakan fasilitas desinfeksi untuk staf/karyawan;
  6. Segera mengeluarkan ternak yang mati dari kandang untuk dikubur atau dimusnahkan oleh petugas yang berwenang;
  7. Mengeluarkan ternak yang sakit dari kandang untuk segera diobati atau dipotong oleh petugas yang berwenang.

PROGRAM KESEHATAN SAPI POTONG
SAPI BETINA

  • Tes darah terhadap Brucellosis
  • Pemberian Vitamin
  • Vaksinasi (sesuai rekomendasi dinas perternakan) : IBR, PI3, BVD, BRSV; Leptospirosis; Trichomonas calon pedet; Vibriosis ; Clostridium (Blackleg); Hemophilus somnus ; Anaplasmosis.
  • Pemberian obat cacing
  • Kontrol terhadap parasit luar

SAPI JANTAN

  • Pemeriksaan Umum : postur tubuh, mata, alat reproduksi dan kualitas serta kuantitas sperma
  • Vaksinasi (sesuai rekomendasi dinas peternakan) : IBR, PI3, BVD, BRSV; Leptospirosis; Vibriosis; Clostridium (Blackleg); Anaplasmosis.
  • Pemberian Vitamin
  • Pemberian obat cacing

DARA

  • Vaksinasi (sesuai rekomendasi) : IBR, PI3, BVD, BRSV; Leptospirosis; Trichomonas calon pedet; Vibriosis; Clostridium (Blackleg); Hemophilus somnus.
  • Pemberian Vitamin
  • Pemberian obat cacing
  • Kontrol terhadap parasit luar

PEDET (Umur 2 – 4 Bulan)

  • Vaksinasi : IBR, PI3, BVD, BRSV; Leptospirosis; Pasturella hemolytica; Vibriosis; Clostridium (Blackleg); Hemophilus somnus.
  • Pemberian obat cacing
  • Kontrol terhadap parasit luar
  • Kastrasi untuk pedet jantan setelah itu diberi implan pertumbuhan.

PEDET (Umur 4 – 8 Bulan)

  • Vaksinasi : IBR, PI3, BVD, BRSV ; Leptospirosis; Pasturella hemolytica; Vibriosis, Clostridium (Blackleg); Hemophilus somnus; Brucellosis.
  • Pemberian Vitamin
  • Pemberian obat cacing
  • Kontrol terhadap parasit luar

PENYAKIT DAN PENANGANANNYA

Penyakit yang sering muncul pada ternak sapi potong dapat dikelompokan dalam 3 kelompok besar, yaitu penyakit yang menyerang pencernaan, penyakit yang menyerang kulit dan penyakit yang menyerang reproduksi

  1. Rumen Sarat/Konstipasi (sembelit)
    PENYEBABNYA
    Perubahan pakan secara mendadak, pakan serat kasar, kurang minum, kelelahan, suhu tinggi karena infeksi
    GEJALA
    Sapi ambruk/passif, perut membesar, hiversalivasi, dehidrasi, eksp. Rectal, feses mengeras, napas cepat.TERAPI

    • Purgativa (Magnesium sulfat).
    • Pakan diberi hijauan dan air minum
    • Pola peternak: minuman kopi, kencur, jahe, garam inggris
  2. Bloat/Kembung
    PENYEBABNYA
    Faktor pakan (tan. muda, leguminosa, konsentrat terlalu tinggi, urea tinggi) & faktor hewan (kepekaan hewan/genetik)
    GEJALA
    Perut menggelembung, intake makan & minum menurun, sapi pasif/ambruk, nafas cepat & dangkal.TERAPI

    • Antibloat (dimeticone)
    • Minyak goreng (oral)
    • Vitamin (supportif)
    • Trokar
  3. Diare
    PENYEBABNYA
    Bakteri (salmonella, clostridium, E coli), virus (rota/corona, BVD, parvo virus), Protozoa, Parasit
    GEJALA
    Tinja banyak & encer, anus kotor, dehidrasi, kelemahan dan kematian.TERAPI : Disesuaikan dengan penyebabnya

    • Penggantian cairan tubuh.
    • Pemberian antibiotik (bakteri/virus)
    • Pemberian Vitamin (supportif)
  4. Cacingan
    PENYEBABNYACacing gilig, cacing pita & cacing pipih
    GEJALA
    Lemah, kurus, bulu kusam, diare (campur darah), kelemahan, pertumbuhan lambat, dapat menyebabkan kematian.TERAPI

    • Pemberian obat cacing dan ulangannya (Albendazole, Piperazine).
    • Sanitasi & kebersihan (pakan, minum, kandang & lingkungannya).
    • Minimalisir siput
  5. Cascado
    PENYEBABNYACacing jenis Stephanofilaria SP
    GEJALA
    kropeng di kulit (biasanya di sudut mata), abses (infeksi), sapi gelisah (gatal), intake pakan & minum turun.TERAPI

    • Salep asuntol
    • Ivermectin (injeksi/ salf), gusanex
    • Pemberantasan lalat (insektisida/ sanitasi & kebersihan kandang)
  6. Myasis (Borok)
    PENYEBABNYA :Chrysomya bezziana
    GEJALA :
    luka dengan infestasi belatung, jar. mengalami kematian (nekrosis), peradangan/abses di sekitar luka.TERAPI

    • Bersihkan luka dengan antiseptik (PK)
    • Salf (vaselin, antibiotik, gusanex)
    • Injeksi antibiotik sistemik.
  7. Scabies/Acariasis/Kudis
    PENYEBABNYA :Sarcoptes SP
    GEJALA :
    Lesi & keropeng di kulit, gatal, kulit menebal, bulu rontok & hewan gelisah.TERAPI

    • Ivermectin (injeksi/ salf), gusanex
    • Dimandikan dengan sabun colek
    • Pemberantasan lalat (insektisida/ sanitasi & kebersihan kandang)
  8. Prolapsus Uteri
    PENYEBABNYA :hewan selalu dikandangkan, tingginya estrogen, tekanan intra abdominal saat berbaring & genetik
    GEJALA :
    Sapi gelisah, uterus menggantung keluar, nafsu makan & minum turun.TERAPI

    • Ditempatkan di kandang (kemiringan 5 –15 cm) lebih tinggi di bagian belakang.
    • Uterus dibersihkan.
    • Reposisi ke dalam saluran reproduksi.
    • Irigasi (pemasukan &  pengeluaran antiseptik (povidon iodine).
    • Injeksi dengan antibiotika spektrum luas.
    • Jahit vulva.
  9. Distokia (Proses Kelahiran Sulit dan lama bahkan pedet tidak dapat keluar)
    PENYEBABNYA :genetik, gizi, infeksi, traumatik
    PENANGANAN

    • Reposisi
    • Tarik Paksa
    • Pemotongan Janin (Fetotomi)
    • Operasi
  10. Retensi Plasenta/Plasenta Tertinggal
    PENYEBAB :infeksi (uterus lemah untuk berkontraksi), pakan (kekurangan karotin, vitamin A) dan kurangnya exercise
    GEJALA :
    selaput calon pedet tidak keluar (8 –12 jam) setelah kelahiran, suhu meningkat, nafsu makan & minum turun,TERAPI

    • Manual Enukleasi (irigasi antiseptik).
    • Hormon
    • Pemberian preparat antibiotika spektrum luas.
  11. Keguguran
    PENYEBAB :Infeksi (bakteri, virus, jamur) dan Non infeksi (hormon, kimia/obat, nutrisi,fisik)
    GEJALA:
    Janin keluar sebelum waktunya, radang saluran peranakan, infertilitas.PENGOBATAN

    • Pengobatan disesuaikan dengan penyebabnya
    • Tindakan preventif dapat dilakukan dengan Vaksinasi dan Biosecurity.
  12. Brucellosis
    PENYEBAB :Brucella abortus
    GEJALA
    yang nampak biasanya sapi bunting mengalami keguguran pada 6-9 bulan kebuntingan, plasenta tertinggal, radang pada saluran peranakan, infertilitas.PENULARAN:leleran alat kelamin,selaput lendir mata, IB semen terinfeksi, makan dan minum yang tercemar.PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN

    • Sanitasi
    • Vaksinasi
    • Hewan baru sebaiknya dikarantina
    • Pemberian antiseptik dan antibiotic pada ternak yang sakit
    • Pentingkiran reactor (sapi terinfeksi sebagai sumber infeksi)
    • Calon pedet dan plasma yang digugurkan sebaiknya di tanam
  13. IBR – IPV
    PENYEBABNYA :virus herpes, Penularan dapat melalui air, pakan, kontak langsung maupun tidak langsung.
    GEJALA yang nampak dalam berbagai bentuk, yaitu : Respiratorik bagian atas, Konjungtiva/mata, Pencernaan janin , Meningoencepalitis, Vulvovagina, Preputial, keguguran (kebuntingan 1-3 bln), rahim.PENGENDALIAN DAN PENGOBATAN :Pemberian antibiotik, karantina hewan dan istirahat kelamin selama 3-4 minggu, vaksinasi kombinasi (IBR, IPV dan BVD-MD)
  14. BEF / Demam Tiga Hari

    PENYEBAB :

    virus BEF (Rhabdovirus)

    GEJALA:

    Panas tinggi >40°C, intake pakan & minum menurun, sakit otot/ambruk, kepincangan, hipersalivasi.

    TERAPI

    • Sembuh spontan jika tidak ada komplikasi
    • Minimalisasi vector (nyamuk)
    • Air gerusan daun papaya (diminumkan)
    • Vitamin (supportif)
    • Antibiotik
Kategori:Artikel
  1. Badar
    April 30, 2011 pukul 3:12 pm

    bro……..maksh infox

  2. satriyabisniss
    Mei 2, 2011 pukul 12:16 am

    NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://satriyabisniss.wordpress.com/

  3. wilsa
    Mei 9, 2011 pukul 12:51 pm

    info yg diberikan bisa mendukung guna antisipasi dini dan tanggap terhadap wabah penyakit pada ternak,sehingga ternak yg dihasilkan berkomuditas unggul berdampak pada APBD.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: